BannerFans.com

Tuhan Yesus yang Buka Jalan

Saturday, April 16, 2011

Shalom all

Kali ini mau cerita bagaimana aku bisa tinggal di New Zealand. Negeri yang penuh dengan susu dan madu ini. Negeri yang memiliki populasi 4 juta kepala, yang lucunya domba dan sapi di negeri ini lebih banyak dari penduduknya, LoL. Kurang lebih 3 tahun yang lalu aku memutuskan untuk datang ke negeri ini. Bagaimana Tuhan Yesus yang buka jalan untuk aku tinggal disini.

Aku dahulu tinggal di Jakarta dan bekerja di Jakarta sebelum aku memutuskan untuk datang ke New Zealand. Pada saat itu, Indah sedang kuliah di New Zealand. Dia selalu bilang kalo kerja di New Zealand memiliki pendapatan yang lebih dari cukup walaupun hanya bekerja sebagai pekerja biasa (bukan kerja kantoran).
Karena pada saat aku bekerja di Jakarta selalu tidak dapat mencukupi, jadi rencanaku ke New Zealand itu untuk menggunjungi indah dan bekerja.


Pada saat itu aku belum percaya kepada Tuhan Yesus, tapi aku yakin bahwa ini adalah salah satu rencanaNya untuk aku datang ke New Zealand. Pertama yang harus aku lakukan yaitu meng-apply visa New Zealand. Banyak yang bilang kalo visa New Zealand sangat susah diperoleh, apalagi pada saat itu aku masi berumur 22 tahun dimana usia produktif. Kalau Tuhan sudah membuka jalan, maka semuanya menjadi mudah. Aku memakai seorang agent yang dulu juga membantu Indah dalam mendapatkan visa. Agent itu menyarankan agar semua persyaratannya dilengkapi, agar visanya disetujui. Akhirnya aku melengkapi semua persyaratan yang diminta oleh Embassy New Zealand. Setelah itu aku mengajukan permohonan visaku melalui agent tersebut.

Aku yang hanya sendirian, tidak tahu mengenai negara tersebut, dan juga memiliki bahasa Inggris yang pas-pasan, tidak tahu apa yang membuat aku menjadi sangat berani mengambil keputusan tersebut. Pada saat itu dalam pikiranku seakan-akan aku hanya pergi ke luar kota saja. Mungkin Tuhan yang memberi aku kekuatan. Aku menunggu 3 minggu lamanya akhirnya visaku diapprove oleh kedutaan besar New Zealand. Visa turis yang aku dapat selama 1 bulan saja.

Setelah mendapat visa tersebut, langsung saja aku confirm tiket pesawat untuk minggu depan dan langsung siap untuk berangkat. Sesampainya aku di New Zealand, aku langsung dijemput oleh Indah. Rencanaku yang pertama untuk bekerja langsung dijalankan. Aku langsung mengganti visa turis ku menjadi visa kerja di New Zealand dengan bantuan oleh bos India. Dia membantu aku untuk merubah visa turis ku menjadi visa TRSE yang hanya boleh bekerja di kebun ( visa ini sudah tidak ada lagi sekarang dan digantikan visa RSE) dan  dia memberi aku pekerjaan di kebun apel pada saat itu. Pada saat itu lagi musim apel, jadi aku dapat kerjanya memetik apel, seru dan enak bisa makan apel sambil kerja, gratis lagi. Pada saat itu aku diperkenalkan dengan teman-teman dari malaysia oleh bos India ini.

Jadi kami selalu bekerja bersama-sama dan menjadi satu grup. Bertujuh kami pada saat itu dan selalu bekerja bersama-sama. Tetapi pada saat itu satu persatu teman malaysia ku ini berguguran karena mereka tidak dapat memperpanjang visa mereka. Puji Tuhan aku masih dapat memperpanjang visa kerjaku sampai saat ini, semua berkat dari Tuhan. Pada tahun yang kedua aku disini, aku percaya Tuhan Yesus adalah Juru Selamatku, aku selalu berdoa kepadaNya untuk membuka jalan untuk tinggal di New Zealand. Pada saat itu aku membaca ayat
Matius 7:7-8 (TB)  "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetuk, baginya pintu dibukakan".

Puji Tuhan, Firmannya iya dan amin, sampai sekarang aku masih dapat memperpanjang visaku walaupun immigrasi New Zealand memperketat persyaratannya, tapi aku tetap dapat memperpanjang visaku semua berkat bantuan dari Tuhan.

Aku akan mengulas betapa susahnya mendapatkan visa kerja di New Zealand ini pada topik selanjutnya, padahal kalo dilihat, aku ini seorang yang bekerja dari kebun apel pindah ke kebun anggur, bukanlah seorang yang memiliki shortage skill yang dibutuhkan oleh negara ini, tetapi dapat terus memperpanjang visa kerjaku, kalo bukan Tuhan Yesus yang buka jalan, pastinya visa aku juga ditolak seperti teman-teman malaysia ku itu. To be contiuned.....

Cerita selanjutnya dapat dibaca disini

Jesus Love You

28 comments:

Panduan Belajar Blogspot said...

Salam kenal, kunjungan balik sob
linknya udah saya pasang, silahkan di check ^^
thanks buat artikelnya...God Will Make a Way ^^

Hendri said...
This comment has been removed by the author.
Hendri said...

Salam kenal juga yohanes.... terima kasih atas tukeran linknya :)
ada salam dari indah temen smp dolo di kamboja, istri aku skr
GBU

HuNnuky said...

Salam kenal juga Hendri..
Btw, GW cewek Lho, jd jgn dipanggil Bro..
Gw ngakak Lho baca di komen Lw manggil gw Bro
:)

Hendri said...

shalom Hunnuky

haha maafkan aku tidak teliti dalam membaca namamu, soalnya aku liat foto FBnya cowok pake baju pink itu menonjol sekali, tak kirain itu yg bikin blog
GBU

Leni Liem said...

wah kerja di kebun apel ya?
di poto donk ^^
yahh Tuhan Yesus itu baek, dari dulu sampai selamanya.. God is good =)

Hendri said...

@leni :
Iya dulu pernah kerja petik apel, cuma sayangnya gak ada fotonya kalo di kebun apel haha
Tuhan itu baik... GBU

Amazing Grace said...

Shalom Ko Hendri..

Tuhan kita hebat ya..
salah satu yang kukagumi dari Dia, tiap kali kita doa, jawabannya pasti selalu tepat waktunya..
I mean, walaupun tidak selalu dijawab setelah buka mata abis doa, tapi jawaban dari Tuhan pasti datang sebelum puncak masalah tersebut *pengalaman pribadi*

itu tandanya Tuhan Allah kita adalah Tuhan yang hidup ^_^

salam ya buat Ci Indah :)

Hendri said...

@amazing grace

Iya Tuhan Yesus.. Allah yang hidup. Dia akan menjawab doa-doa kita indah pada waktuNya. Kerennya Tuhan kita. hehe

Salam balik dari Indah.

GBu

bebe said...

hallo, boleh minta bantuan menjelaskan secara rinci cara kerja di NZ dan biaya pertama kalinya? saya sangat tertarik jadi fruit picker di NZ. syukur2 kalo Ko Hendri bisa bantu ada channel atau kenalan :)
Gbu

I v o n n e TS said...

Hi Hendri, sy cari gimana menghub kamu ga ada disini, jd sy posting comment ajah, sy mau tahu mengenai prosedur new zealand, tlg email sy yah elleestserah@gmail.com thanks Hen GBU

Anonymous said...

Hi Hen, sy awie, pernah krj kebun di hastings slm 3 thn, sy ingin balik ksana, tp bgg caranya krn sy dideportasi, blh ga konsultasi dgn km. Email sy awie_tjow@yahoo.com. thanks

Sugianto said...

Salam kenal, Hendri.
saya tertarik untuk bekerja di New Zealand, tapi pengetahuan saya amat sangat minim.

Boleh minta nama dan nomor telp dari Agent yang membantu Hendri kesana?beserta prosedur - prosedurnya.

oh iya, boleh minta email nya, jadi saya bisa bertanya lebih lanjut.
email saya sugianto.xian@gmail.com

terima kasih y, GBU

Dennis Sudyatmiko said...

Halo salam kenal

Nama saya Dennis sudah hampir 3 tahun saya dan keluarga saya menetap di Auckland. Benar apa yang anda katakan, tidak ada yang mustahil kalau Tuhan Yesus yang membuka jalan.
Saya sendiri mengalami perjalanan yang tidak mudah untuk bisa tetap bertahan di New Zealand, dan saya juga hampir menyerah untuk pulang saja ke Indonesia. Tapi akhirnya saya belajar, bagaimana pun ruwetnya masalah yang saya hadapi kalau Tuhan Yesus memang sudah mengijinkan saya untuk tetap tinggal di New Zealand maka saya pasti akan bisa bertahan. Dan pertolongan dariNya tidak pernah terlambat. Hal lain yang saya belajar dari pengalaman saya ini adalah "Don't tell God that you have a big problem, but tell your problem that you have a big God"

GBU

Hendri said...

Salam kenal Dennis

Segala sesuatu indah pada waktuNya. Yep kalau Tuhan bersama kita, tidak ada masalah yang besar. Kalau jalan2 ke Blenheim, jangan sungkan untuk mengunjungi kita di Blenheim. Tuhan memberkati Dennis dan keluarga.

Dennis Sudyatmiko said...

Terima kasih, ya nanti kami akan coba mampir ke Blenheim

ibrahim harli said...

salam kenal ko hendri,
perkenalkan saya ibrahim, baru datang di invercargill minggu lalu,
boleh minta no hp NZ nya ko?
terima kasih banyak sebelum nya :)
GBU

ibrahim harli said...

no nya kalo koko mau kirim ke alamat email saya di ibrahimharli1989@gmail.com
terima kasih lagi ko,
cheers :)

dul_jiz said...

Mas Hendri salam kenal,,,mas mau nanya,,kalo misal sudah dapet visa RSE,,trus disana cari2 kerja di resto/kafe gitu ,,visanya apa harus ganti dengan visa kerja,,lha,untuk cars mengganti visa tersebar apakah bisa digubris di new Zealand,apa harus pulang dulu ke Indo,,,Dan persyaratane buat nguras visa kerja tsb apakah susah atau gimana?? ,,,Kalo nggak keberatan bisa reply ke email saya mas dul_jiz95@yahoo.co.id

dul_jiz said...

Terima kasih

Mimi said...

Halo ko hendri, nm sy yulianti.sy tertarik untk kerja di NZ. Dulu ko hendri ajuin visa turis Sblm akhir nya ganti ke visa kerja? Boleh minta info nya ko? Tolong email yuliantihasan11@gmail.com
Btw saya salut loh ama ko hendri, dgn segala kegiatan ko hendri masih sempet2 untk share n bantu org di blog ini.bantu dalam bentuk informasi di blog ini menurut saya sangat bermanfaat.
Makasih ko hendri
Tuhan memberkati

Gardu's Globe said...

Hi ko hendri. Salam kenal nama saya sigit cahyono, usia 37 thn.
Saya berniat n berminat kerja di nz. Saya ingin kerja di nz dgn tujuan memperbaiki ekonomi keluarga (istri n 2 anak saya) supaya lbh baik ke dpnnya.
Sudinya ko hendri bisa membwrikan pen erahan bagaimna caranya bisa kerja d nz?. Rencana ingin kerja sbg picking fruit d nz. Mohon pencerahannya ko hendri...
Email saya: gardunet@gmail.com

mariaa said...

hai ko hendri bisa minta bantuan nya ko email saya : mariazhang508@gmail.com

Cita chicca said...

hi ko... salam kenal... blh minta contact nya, aku tinggal di wellington. ini emaiku chiccita_megawati@yahoo.com dan no hpku 021915957

Try Harys silalahi said...

Shalom mas Hendri, saya sangat tertarik ingin bekerja ke NZ, beberapa Minggu lalu saya sudah apply lamaran ke pihak imigrasi NZ, tapi belum ada balasan.mohon pencerahannya mas Hendri.Thx

Try Harys silalahi said...

Shalom mas Hendri, saya sangat tertarik ingin bekerja ke NZ, beberapa Minggu lalu saya sudah apply lamaran ke pihak imigrasi NZ, tapi belum ada balasan.mohon pencerahannya mas Hendri.Thx

Sahatma Tua Silalahi said...

Syalom pak.
tepat di tanggal 6 november 2016, saya mendapat pencerahan ketika berbincang dengan teman saya.
sebelumnya saya masih mencari pekerjaan saat ini, entah kenapa teman saya tiba2 berbicara kerja di NZ.
lalu saya googling, dan membuat saya semakin tertarik dan termotivasi.
Tolong bantu saya, bagaimana caranya agar saya dapat kerja di NZ pak.
(samatua766hi@gmail.com)
semoga Yesus selalu memberkati keluarga bapak.

sekolah pilot di jakarta said...

salam pak henri, saya kebetulan berniat migrasi ke nz bersama istri, apakah saya bisa dibantu untuk bekerja di perkebunan anggur tempat bapak henri dahulu bekerja. saya sangat berkeinginan sekali untuk bisa hidup di nz pak. mohon info email ke : jjessie2215@gmail.com ; terimakasih pak :)

Post a Comment